04 Januari, 2011

Materi Tidak Mengubah Segalanya

(Bukan bapak dan ibu saya)

Suami: Saya capek mah, kamu selalu ribut sama anak kita
Istri : (diam)
Suami: Kamu tuh bisa gak sih kalo ngasih tau anak gak pake bentak-bentak?
Istri: ya saya tadinya sudah bicara baik2, anaknya juga sih gak mau bangun dari tidurnya
Suami: ya kamu bicara halus dong, pelan-pelan gitu. saya tuh capek kerja siang malem cuma buat ngebahagiain kamu sama anak kita. saya bisa beliin kamu apa aja, apapun mau semahal apa juga saya beliin
Istri: (kembali diam)

Kejadian semacam ini tidak hanya terjadi di dunia sinetron saja ternyata. Banyak suami yang menyalahkan istrinya karena tidak "becus" mendidik anak mereka. sekarang pertanyaannya, sebenarnya anak itu anak keduanya atau anak si istri saja? bagaimana mungkin hanya si istri saja yang bertanggungjawab atas kelakuan anaknya dirumah? hal salah lainnya adalah alasan si suami sibuk bekerja untuk mencari uang. Ya, memang didalam agama yang saya anut itulah kewajiban seorang laki-laki untuk mencari nafkah untuk keluarganya tetapi buka berarti si istri yang bertanggung jawab penuh terhadap semua kelakuan anaknya. si suami mau membangun villa yang besar sekalipun, gak akan mengubah beratnya bertanggung jawab atas anak sendirian deh. dijamin, kalau si suami bertukar tempat dengan si istri, tidak akan bisa apa-apa deh..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar